Minggu, 18 Oktober 2015

Bagian sila manakah yang paling menonjolkan Indonesia pada masyarakat luar


Berikut adalah  jawaban dari kami tentang “Bagian sila manakah yang paling menonjolkan Indonesia pada masyarakat luar?”

Rinaldi
1901526180

Sila ke-3 : Menurut saya sila ini adalah salah satu kebanggaan rakyat Indonesia,bagaimana bisa beratus-ratus pulau yang terdiri berbagai macam suku,agama dan warna kulit dapat bersatu menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia.Sejarah bangsa ini pun mengatakan berbagai ormas/partai yang berlainan alur dengan pancasila belum mampu mengganti pedoman bangsa Indonesia.
Semoga saja generasi muda tetap berpegang teguh dan bangga atas ideologi yang dimiliki bangsa ini yaitu Pancasila.



TrigunaRaharja
1901496032
         
Sila ke-3 : Persatuan Indonesia

Menurut Saya sila ke-3 ini mempunyaiarti yang baik.Karena sila ke-3 ini mencerminkan bahwa Negara Indonesia memiliki rasa persatuan antar orang yang tinggi.Di Indonesia tidak membeda-bedakan Agama, suku, warna kulit, dll.Jadi di Indonesia rasa persaudaraan antara sesame menonjol dari Negara lain.

https://mail.google.com/mail/u/0/images/cleardot.gif


Andrew Giovanni Gozal
1901495263

Sila ke-1 : Ketuhanan yang Maha Esa

alasannya : karena sila ini menjadi ciri khas Indonesia yang berbeda dari negara lain dengan memiliki banyak agama dan ini juga membuktikan bahwa Indonesia bisa bersatu walau memiliki agama yang berbeda, ini menyatakan bahwa Indonesia adalah negara yang memiliki iman kepada Tuhan untuk tetap bersatu.


Teuku Akmal Juansyah
1901513770

Saya memilih sila ke 1 : Ketuhanan Yang Maha Esa

Alasan : karena setiap dari kita mempunyai agama dan Tuhan yang disembah ,masing - masing memiliki agama dan kepercayaan masing - masing ,apapun kondisinya bangsa indonesia tetap 1
seperti Bhineka Tunggal Ika : Berbeda beda tetap satu jua


Rizki Allya Noer
1901526136

Menurut saya sila ke-2
Alasannya:

          Saya akan menunjukan kepada orang asing disana bahwa orang indonesia itu punya adab yang baik dan rasa solidaritas,toleransi yang besar terhadap sesama dan itu tertera dalam sila ke-2 kemanusiaan yang adil dan beradab.Indonesia adalah orang yang sangat mengerti dan pastinya punya sisi kemanusiaan yang lebih dengan begitu mereka tahu bahwa bangsa indonesia adalah orang yang ramah dan santun.

Firhan Muzzafi    
1901487532

Sila 1 =Ketuhanan yang maha esa

Karena dengan sila pertama yang berbunyi ketuhanan yang mahaesa,dengan kata lain adanya setiap agama di Indonesia membawa banyak kebaikan,karena setiap agama pasti mengajarkan kebaikan pada umat umatnya,dengan kebaikan itulah kita akan menjadi masyarakat yang lebih baik dan lebih bersatu untuk membangun Indonesia yang sejahtera dan mewujudkan cita-cita bangsa.





Muhammad Alamsyah Putra Pratama
1901506046        
Alamsyahpratama74@yahoo.com   

sila yang ke-2 yaitu “kemanusiaan  yang adil dan beradab”

karena menurut saya sila tersebut dapat juga menunjukkan kepribadian rakyat Indonesia bahwa sesame manusia beragama apapun, dari mana pun dia,warna kulitnya yang gelap/putih, kita sesame manusia harus bersikap adil dan tidak mengambil hak orang lain, dan berada bialah dalam bersikap,berucap dan selalu memperlakukan orang lain dengan baik.


Fendy Liornardy
1901526205

Sila ke 2

Alasan saya mengapa memilih sila ke 2 “Kemanusiaan yang adil dan beradap”

karena kita semua manusia sama derajatnya baik itu dari negara maju, negara berkembang, orang kulit putih, orang kulit hitam dan lainnya. Sehingga kita tidak boleh memandang rendah seseorang karena orang itu berbeda sendiri malahan kita harus dapat menerima setiap kekurangan dan kelebihan seseorang agar dapat sesuatu itu dianggap adil (sama). Dan kita sebagai manusia yang memiliki adap harus menjunjung tinggi hak seseorang (HAM).

Jumat, 09 Oktober 2015

video sejarah lahirnya pancasia



Sejarah Singkat Lahirnya Pancasila

Pancasila adalah sebuah  ideologi dasar  negara Indonesia. Pancasila terdiri dari dua kata yang berasal dari bahasa  Sanskerta yaitu: panca  berarti lima dan sila berarti prinsip atau asas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.Adapun 5 dasar/asas yang ada pada Pancasila yang tercantum pada paragraf ke-4 Preambule (Pembukaan) Undang-undang Dasar 1945  adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Kata  Lahirnya Pancasila merupakan judul pidato yang disampaikan oleh Soekarno dalam sidang BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia)  pada tanggal 1 Juni 1945. Dalam pidato tersebut muncul rumusan awal  serta konsep Pancasila pertama kalinya, yang dikemukakan sendiri oleh Soekarno sebagai dasar negara. Selanjutnya BPUPKI membentuk panitia  untuk merumuskan dan menyusun Undang-Undang Dasar, dan terbentuklah Panitia Sembilan yang terdiri dari Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, Mr. AA Maramis, Abikoesno Tjokrosoejoso, Abdul Kahar Muzakir, Agus Salim, Achmad Soebardjo, Wahid Hasjim, dan Mohammad Yamin  yang ditugaskan untuk merumuskan kembali Pancasila sebagai Dasar Negara dan menjadikannya sebagai teks proklamasi  kemerdekaan Indonesia. Rumusan Pancasila tersebut akhirnya dicantumkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar 1945, yang disahkan sebagai dasar negara Indonesia merdeka pada tanggal 18 Agustus 1945 oleh BPUPKI.
Sejak zaman dulu Burung Garuda  telah dianggap mulia sehingga Garuda menjadi simbol nasional Indonesia, sebagai perwujudan ideologi Pancasila. Lambang negara Indonesia adalah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Lambang negara Indonesia berbentuk burung Garuda yang kepalanya menoleh ke sebelah kanan, perisai berbentuk menyerupai jantung yang digantung dengan rantai pada leher Garuda, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika tertulis diatas pita yang dicengkeram oleh garuda yang artinya adalah “Berbeda-beda tetapi tetap satu”.



sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Pancasila



 LG01

-Rinaldi                       (1901526180)
-Firhan Muzzafi          (1901487532)
-Fendy Liornardy        (1901026205)
-Triguna Raharja         (1901596032)
-Teuku Akmal             (1901513770)
-Nimny Andrew          (1901495263)
-Alamsyah Pratama     (1901506046)
-Rizki Allya Noer        (1901526136)

Sabtu, 03 Oktober 2015

Pancasila


1.Perbedaan Liberalisme dengan Komunisme dan Pancasila?
2.Mengapa Pancasila dengan Indonesia masih bertahan hingga kini?

1.Liberalisme,Komunis dan Pancasila adalah ideologi yang berbeda oleh karena itu berikut   kami akan menjelaskan dengan singkat beberapa aspek sudut pandang perbedaannya.

Ditinjau dari aspek ekonomi

Liberalisme      :membuka persaingan sebesar besarnya
Komunis          :perekonomian diatur dan berpusat pada pemerintah sehingga warga negara
                          terbatas dalam membangun usaha pereekonomian      
Pancasila          :sistem perekonomian melibatkan pemerintah dengan tujuan kemakmuran
                          bangsa

Ditinjau dari aspek agama

Liberalisme      :masalah pribadi dan negara tidak dapat mengatur warganya
Komunisme     :tidak percaya adanya tuhan
Pancasila         :hak pribadi dalam memilih agama yang diakui dinegara

Ditinjau dari aspek hukum

Liberalisme      :kebebasan yang luas dalam bertindak asal tidak melanggar hukum
Komunisme     :hukum diatur penuh pemerintah sehingga masyarakat memiliki batasan    tertentu
Pancasila         :UUD1945 aturan tertinggi dalam mengatur warga negara

2.Jika membahas Indonesia,secara aspek geografis Indonesia terdiri dari berbagai macam pulau,agama,ras,suku sejak dari zaman kerajaan (sebelum perang dunia 1).Oleh karena itu Ideologi Pancasila-lah yang paling cocok dengan budaya leluhur Indonesia yang masih bertahan hingga kini.
                         





 LG01

-Rinaldi                       (1901526180)
-Firhan Muzzafi          (1901487532)
-Fendy Liornardy        (1901026205)
-Triguna Raharja         (1901596032)
-Teuku Akmal             (1901513770)
-Nimny Andrew          (1901495263)
-Alamsyah Pratama     (1901506046)
-Rizki Allya Noer        (1901526136)